Taklukkan Public Speaking Ala Mohammed Qahtani

Ketika mendengar nama Mohammed Qahtani, yang akan berdering di kepala Anda adalah sosok insinyur asal Arab Saudi yang menjadi buah bibir pada tahun 2015 lalu. Tak heran, Qahtani adalah orang yang berhasil memenangkan Toastmasters World Championship of Public Speaking yang merupakan kompetisi public speaking bergengsi dunia.

Bukan perjalanan singkat hingga Qahtani menjadi juara, mengingat programmer yang satu ini harus melewati tahapan kualifikasi yang berlangsung selama setengah tahun. Tak hanya itu, kemenangannya juga membuktikan keunggulannya mengalahkan 30.000 partisipan dari ratusan negara!

Hanya itu? Tentu masih banyak lagi. Qahtani kecil pernah mengalami gangguan berbicara, yaitu gagap dan belum lancar berbicara hingga usianya menginjak 6 tahun. Ia berhasil mengatasi ketakutan sekaligus kekurangannya dan menjadi inspirasi seperti saat ini.

Tentu dari sosok seperti Qahtani kita layak belajar dan mencari inspirasi. Dalam video Youtube yang berisi presentasinya yang berjudul ‘The Power of Words’, kami telah merangkum beberapa hal yang layak menjadi inspirasi jika Anda ingin menguasai ilmu presentasi di depan publik.

Beberapa poin di bawah ini adalah poin yang mengelaborasi bagaimana Mohammed Qahtani membawakan presentasinya dengan sukses dan membius penonton.

Apa saja cara Mohammed Qahtani?

Storytelling yang Membius

Satu hal yang membuat audience tak bisa mengalihkan perhatiannya saat melihat seseorang adalah lewat storytelling atau bercerita. Hal inilah yang dieksekusi dengan sempurna oleh Qahtani. Sejak awal, bagian pertengahan, hingga penutup presentasinya, Qahtani mengangkat tiga cerita utama.

Cerita pertama terkait dengan gimmick saat dirinya menyulut rokok saat menyapa pengunjung. Cerita kedua tentang cara memberi nasihat kepada anak yang efektif. Namun punchline terbaik ada di cerita penutup.

Bukan tanpa alasan menit akhir presentasi Qahtani membuat audience hening. Ia menceritakan kisah yang cukup menyedihkan dari sahabatnya yang bernama Nasser.

Qahtani menceritakan bagaimana Nasser yang sakit hati karena kesalahan fatal penggunaan kata oleh sang ayah, yang membuat Nasser tidak merasa diperdulikan sama sekali meskipun Nasser baru saja mencetak prestasi gemilang. Ia memilih untuk berbelok dari jalur yang seharusnya. Narkoba, salah pergaulan, hingga minuman keras jadi anggota baru dalam kehidupannya, “menggantikan” sang ayah.

Penonton kian terhanyut saat juara Toastmasters ini memaparkan konflik demi konflik dalam ceritanya dengan ekspresif. Dengan gaya khasnya, pria yang akrab dengan kontes pidato ini membuat pendengarnya tegang saat tiba-tiba ada telepon yang mengabarkan bahwa Nasser berada di UGD.

Apa pasal? Tentu saja overdosis.

Cerita kian seru saat Qahtani menceritakan bagaimana dokter berusaha menyelamatkan nyawanya dengan metode CPR namun tak terselamatkan. Nasser yang antusias mengabarkan nilai kuliahnya pada sang ayah sungguh berbeda 180 derajat dibandingkan dengan saat dirinya terkapar di kasur rumah sakit.

Sepanjang cerita, hadirin terdiam, seakan terbius. Penggalan cerita yang disampaikan dengan ekspresif membuat mereka tak mau ketinggalan sedetik pun untuk menyimak kelanjutan dan akhir dari cerita itu. Sebuah cerita yang bisa menggali emosi semua yang mendengarkan.

Opening yang Meyakinkan

Lihat bagaimana pria yang ahli bahasa Inggris dan Arab ini masuk ke panggung dengan penuh percaya diri. Seluruh gesture tubuhnya meyakinkan dan menyalami host Toastmasters World Championship dengan mantap.

Ketika tiba gilirannya berbicara, tentu Qahtani tak akan memulainya dengan sapaan yang telah umum dan banyak digunakan orang lain. Justru dia memulai dengan hal yang jauh berbeda dan tidak diduga sebelumnya.

“Kejutan” di Awal Penampilan

Pernahkah Anda membayangkan seseorang menyulut rokok di tengah panggung? Tentu jauh dari bayangan. Tapi Qahtani melakukannya dengan santai. Dengan jeda sesaat, pria yang kerap mengisi konferensi bergengsi ini melanjutkan kejutannya dengan bertanya pada penonton apa ada yang salah dari yang dilakukannya.

Tak heran penonton pun tergelak dengan kejutan yang diciptakannya di awal penampilan ini. Kejutan ini berhasil mencuri perhatian hadirin dan membuat mereka betah menantikan apa yang akan ditunjukkan oleh Qahtani berikutnya.

Jadi, tak ada salahnya menemukan gimmick atau kejutan saat Anda tampil di hadapan publik. Memang, tidak ada salahnya dengan menyapa orang dengan sapaan yang biasa digunakan. Namun jika kejutan bisa membuat mereka lebih betah berlama-lama mendengarkan, why not?

Angkat Hal yang Familiar

Qahtani memulai penampilannya dengan mengangkat hal yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya? Tentu saja untuk membuat penonton merasa terhubung dengan apa yang sedang dibicarakannya.

Dari begitu banyak topik yang bisa diangkat dalam sebuah presentasi, Qahtani memilih “The Power of Words” sebagai tema darinya. Kata-kata. Tidak ada satu orang pun yang tidak bersinggungan dengan kata-kata dalam kehidupannya.

Terbukti, pilihan tema yang jitu dari peraih sertifikat Gold dari Toastmaster International ini membuat orang justru menanti apa yang akan dipaparkannya. Pilih tema yang dekat dan hadirin akan terpikat.

Tak Ragu Berkelakar

Salah satu keunggulan Mohammed Qahtani dalam setiap penampilannya adalah pandai melontarkan kelakar atau lelucon dengan cerdas. Tanpa mengubah mimik wajahnya, Qahtani tak ragu mengucapkan bahwa semua fakta yang diucapkannya barusan adalah khayalannya saja, dan disambut dengan gelak tawa dan tepuk tangan oleh penonton yang sudah terpaku pada penjelasannya.

Tak heran jika lelucon yang dilontarkan Qahtani selalu berhasil membuat audience tertawa, karena ia memang memiliki passion pada dunia stand up comedy. Qahtani berhasil menyelipkan dalam presentasinya saat waktu yang tak terduga.

Ekspresif

Lihat bagaimana lulusan Arizona State University ini begitu serius saat menyebut tentang hubungan antara penyakit kanker dengan DNA. Atau bagaimana keningnya berkerut saat jeda antar kalimat, untuk memberi penekanan dan kesan dramatis pada apa yang dipaparkannya.

Menjadi ekspresif adalah satu keunggulan lain dari sang ahli komputer ini saat berada di hadapan publik. Tentu ekspresi adalah hal fundamental bagi orang yang sedang mempresentasikan sesuatu di hadapan orang banyak.

Salah satu bagian yang paling dikomentari dari video Youtube yang sedang dibahas adalah saat ia menirukan sosok seorang peneliti yang menjelaskan tentang pemanasan global.

Dengan intonasi datar dan wajah tanpa ekspresi, ia menggambarkan bagaimana penonton akan merasa bosan mendengarkan pembicara yang tidak berekspresi sama sekali. Lesson learned!

Bahasa Tubuh

Seseorang akan terlihat percaya diri ketika ia tetap leluasa bergerak dan tidak salah tingkah saat berada di hadapan banyak orang. Menyadari dirinya sedang menjadi perhatian utama, Qahtani tidak segan bergerak ke bagian sayap kanan atau kiri panggung melambangkan bahwa panggung itu adalah miliknya.

Belum lagi bahasa tubuh atau gesture yang dibuatnya ketika mengemukakan hal yang penting dan membuat dua langkah kecil ke depan, mendekat ke arah penonton. Qahtani tampak lincah dan menghibur dengan perpaduan bahasa tubuh atraktif dan konten presentasinya yang menarik.

Role Play

Tawa dan tepuk tangan membahana lebih keras di panggung Toastmasters International setiap kali Qahtani seolah-olah membawakan sebuah adegan. Tanpa ragu ia membawakan peran saat seorang ayah menegur anaknya dengan cara yang berbeda, lengkap dengan dampaknya.

Qahtani dengan penuh percaya diri berdiri, menunjuk ke belakang, duduk seakan sedang bicara dengan anaknya, dan melakukan semuanya dengan membius.

Repetisi

Mengetahui bagaimana memikat penonton, Qahtani tak hanya melakukannya satu dua kali. Lagi-lagi, Qahtani role play saat memeragakan seorang anak yang menelepon ayahnya.

Dengan tangan berada di telinga kiri dan kanan, ia menggambarkan bagaimana sang anak kecewa ketika ayahnya berkata bahwa ia sibuk dan tidak bisa meladeni sang anak. Dari situ, kembali Qahtani menyampaikan pesan kekuatan dari sebuah kata. Begitu mengena dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Stay on Track

Bukan tidak mungkin seseorang akan kehilangan konsentrasi saat berada di hadapan publik untuk presentasi atau pidato. Akibatnya? Tentu susunan tema yang akan disampaikan bisa berantakan. Tapi Qahtani tidak melakukan itu.

Dia bukan menghafal, melainkan benar-benar paham dengan apa yang ingin disampaikannya. Itu sebabnya, dirinya mampu menguasai konten yang dibawakan tetap pada jalurnya. Tidak melebar keluar konteks.

Intonasi

Qahtani cilik mungkin tak pernah membayangkan bisa menjadi sosok public speaker inspirasi dunia seperti saat ini. Apa yang bisa diharapkannya dari kondisinya yang gagap berbicara? Namun Mohammed Qahtani mematahkan semua keraguan itu.

Qahtani tahu betul bahwa kekuatan dirinya bukan suara yang membius atau rangkaian kata-kata yang indah. Dia dikenal dengan presentasi yang jenaka, sarat dengan humor cerdas. Itulah yang berhasil dilakukan Qahtani dengan sempurna, yaitu menjaga fokus penonton pada dirinya lewat konten humor yang memikat.

Tidak ada yang lebih menyenangkan selain mendengarkan sebuah pidato atau presentasi yang ditutup dengan pesan penuh harapan. Mohamed Qahtani melakukan itu. Ia selalu menekankan pentingnya menutup penampilan dengan harapan besar. Hadirin yang sudah terpikat padanya akan merasa terinspirasi dari apa yang diucapkan.

“Words have power, words are power, words could be your power. You can change a life, inspire your nation and make up this world a beautiful place. Isn’t that what we all want it? Isn’t that why we are all in this all? Your mouth can spit venom or it can mend a broken soul. Ladies and gentlemen, let that be our goal.”

Cuplikan kalimat penutup di atas memberi pesan yang mengena tentang kekuatan kata-kata, yang bisa menjadi racun atau menyembuhkan jiwa yang terluka. Kalimat terakhir yang diucapkan usai jeda oleh Qahtani pun mengajak semua pendengarnya untuk kembali mengingat tujuan hidup.

 

Siap menaklukkan publik dengan cara memukau lewat award-winning speech layaknya Mohammed Qahtani? Semoga beberapa poin penting di atas bisa menginspirasi Anda ya! Mendapat inspirasi lain setelah membaca artikel ini? Share with us below!

Bagikan kebaikan kepada teman-teman Anda

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on linkedin
Share on Linkdin
Share on pinterest
Share on Pinterest

Leave a comment

1 thought on “Taklukkan Public Speaking Ala Mohammed Qahtani”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Bantuan? Chat via WA